Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Olah Raga vs Diabetes | 0 comments

Seperti Apakah Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes?

Apakah anda sudah mengetahui seperti apa olahraga yang baik untuk penderita diabetes? meskipun penderita DM memang diharuskan untuk melakukan olahraga, namun bukan berarti mereka bisa melakukan olahraga sesuka hati dan sembarangan.

Olahraga memang bisa menjadi pedang bermata dua bagi penderita diabetes melitus terutama jika tidak dilakukan secara tepat. Oleh karena itu, kami rasa akan sangat penting bagi anda penderita DM untuk mengetahui lebih banyak mengenai seperti apa olahraga yang baik untuk penderita diabetes tersebut di artikel ini.

Apa Manfaat Melakukan Olahraga Secara Tepat Bagi Penderita Diabetes?

Senior runer

Senior runer

Bagi anda yang sudah mengetahui seperti apa olahraga yang baik untuk penderita diabetes, maka nantinya anda akan merasakan beberapa berbagai macam manfaat. Penderita diabetes melitus yang mau melakukan olahraga secara tepat dan teratur akan mendapatkan beberapa macam manfaat seperti:

  • Memperbaiki masalah resistensi insulin di dalam tubuh.

Penderita diabetes melitus yang memiliki berat badan berlebih kebanyakan mengalami masalah resistensi insulin. Masalah tersebut bisa berangsur-angsur membaik jika penderita DM mau melakukan olahraga dengan benar dan teratur.

  • Mengurangi dosis pemakaian obat-obatan diabetes.

Pada umumnya, penderita diabetes melitus diharuskan untuk meminum berbagai macam obat-obatan baik untuk mengontrol kestabilan kadar gula darah maupun untuk meningkatkan kepekaan insulin di dalam tubuh. Jika penderita DM mau rutin melakukan olahraga, maka dosis penggunaan obat-obatan tersebut dapat dikurangi.

  • Membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

Seseorang yang sudah dinyatakan menderita penyakit diabetes melitus sebaiknya mengontrol kadar kolesterol yang ada di dalam tubuh. Karena jika sampai kadar kolesterol jahat meningkat melebihi kadar kolesterol baik, maka penderita DM akan semakin beresiko menderita berbagai macam komplikasi penyakit. Olahraga adalah salah satu jalan termudah untuk mengontrol dan bahkan mengurangi kadar kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh.

  • Menormalkan kembali aliran darah.

Beberapa penderita diabetes melitus memiliki masalah dengan peredaran darah. Peredaran darah yang tersumbat atau tidak lancar juga dapat meningkatkan resiko penderita DM mengalami komplikasi penyakit. Dengan rutin berolahraga secara tepat, aliran darah yang mengalami penyumbatan maupun tidak lancar bisa diatasi.

  • Mengurangi berat badan.

Berat badan berlebih justru akan semakin memperparah kondisi anda yang sudah menderita penyakit DM. Untuk mengurangi berat badan, pastikan untuk rutin melakukan olahraga secara tepat.

  • Meningkatkan kondisi mental dan juga kejiwaan.

Selain dapat menjaga kesehatan fisik, olahraga yang dilakukan secara rutin dan benar dapat membantu meningkatkan kondisi mental dan juga kejiwaan.

  • Mengurangi resiko mengalami pengeroposan tulang.

Seseorang yang jarang melakukan olahraga juga sangat beresiko mengalami masalah pengeroposan tulang. Untuk mencegahnya, mulailah lakukan olahraga secara rutin.

  • Menurunkan resiko untuk menjadi penderita diabetes.

Diabetes melitus adalah penyakit yang bisa muncul karena berbagai macam faktor dan salah satunya adalah kelebihan berat badan. Oleh karena itu, kurangilah berat badan anda dengan cara rutin berolahraga dan menjaga pola makan.

Kesimpulan dari manfaat apa yang bisa didapatkan dengan melakukan olahraga yang baik untuk penderita diabetes melitus tersebut adalah:

  • Menurunkan dosis penggunaan obat.
  • Mempermudah penderita DM untuk mengontrol kadar gula darah.
  • Mencegah munculnya berbagai macam masalah baru akibat diabetes melitus.
  • Meningkatkan kesehatan tubuh dan juga mental.

Faktor Penting Dalam Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Meskipun banyak manfaat yang bisa didapatkan dari olahraga bagi penderita DM, namun pastikan untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja faktor-faktor yang perlu diperhatikan oleh penderita DM sebelum mulai melakukan olahraga.

Berikut adalah beberapa faktor penting yang wajib diperhatikan oleh penderita DM dalam melakukan olahraga:

  • Frekuensi

Seberapa sering seorang penderita DM harus melakukan olahraga? Menurut penelitian, penderita DM memang diwajibkan untuk sering melakukan olahraga. Penderita DM yang memiliki berat badan berlebih sangat dianjurkan untuk berolahraga setiap hari.

Karena selain baik untuk membantu mengontrol gula darah, olahraga yang dilakukan setiap hari juga dapat membantu membakar kalori dan mengurangi lemak yang ada di dalam tubuh.

  • Intensitas

Intensitas dalam melakukan olahraga juga perlu diperhatikan oleh penderita DM. Namun sayangnya, masih banyak penderita DM yang belum mengetahui masalah intensitas ini. Intensitas yang dimaksud adalah peningkatan denyut jantung setelah melakukan olahraga.

Penderita DM disarankan untuk melakukan olahraga sampai denyut jantungnya bertambah sebesar 50% hingga 75% dari denyut nadi normal. Oleh sebab itu, hitunglah terlebih dahulu berapa denyut jantung anda sebelum melakukan olahraga dan istirahatlah atau berhentilah melakukan olahraga jika denyut jantung anda sudah mencapai 50% hingga 75%.

  • Durasi

Olahraga memang sangat penting bagi tubuh terutama bagi penderita DM namun perlu diingat bahwa olahraga juga harus dilakukan sesuai dengan durasi yang disarankan. Karena olahraga yang dilakukan terlalu lama justru dapat menyebabkan masalah bagi penderita DM.

Penderita DM disarankan untuk melakukan olahraga kurang lebih selama 20 hingga 60 menit. Namun khusus untuk penderita DM yang memiliki berat badan berlebih disarankan untuk melakukan olahraga selama 60 menit.

  • Jenis Olahraga

Sebelum memulai olahraga, penderita DM juga harus mengetahui bahwa jenis olahraga juga perlu diperhatikan. Salah memilih jenis olahraga dapat menyebabkan masalah. Lakukan olahraga yang intensitasnya dapat dipantau seperti senam, renang, bersepeda, dan juga jalan kaki.

Ragam Jenis Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Memang benar bahwa penderita diabetes melitus tidak disarankan untuk melakukan olahraga secara sembarangan. Karena memang dengan melakukan jenis olahraga yang salah, penderita DM justru dapat mengalami masalah seperti hipoglikemia. Aerobik memang adalah jenis olahraga yang paling disarankan bagi penderita DM.

Alasannya adalah karena aerobik memiliki tempo yang stabil sehingga organ jantung dan juga paru-paru tidak dibebani. Namun demikian, aerobik bukanlah satu-satunya jenis olahraga yang baik untuk penderita diabetes. Masih ada beberapa macam jenis olahraga lain yang sama baiknya seperti aerobik jika dilakukan oleh penderita DM.

Inilah beberapa macam jenis olahraga tersebut:

  • Bersepeda
  • Renang
  • Jalan cepat
  • Senam
  • Lari pagi

Selain olahraga tersebut, sebenarnya ada satu lagi jenis olahraga yang juga tidak kalah baiknya untuk dilakukan oleh penderita DM. Olahraga tersebut adalah mengerjakan semua aktivitas rumah tangga.

Jenis Olahraga yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Penderita DM

Bagi anda yang menderita diabetes melitus, sebaiknya anda tidak melakukan olahraga yang ritmenya tidak stabil. Beberapa macam olahraga yang memiliki ritme tidak stabil adalah seperti badminton, voli, basket, sepak bola, dan lain-lain.

Alasan mengapa sebaiknya penderita DM tidak melakukan olahraga tersebut adalah karena olahraga tersebut beresiko memacu kinerja organ jantung dan juga paru-paru melebihi kemampuannya.

Berapa Lama Penderita DM Melakukan Olahraga

Sebelumnya sudah dibahas secara sekilas mengenai durasi berolahraga yang baik untuk penderita DM. namun tampaknya masih perlu dibahas lebih mendalam lagi mengenai berapa lama seorang penderita DM sebaiknya melakukan olahraga.

Dalam seminggu, penderita DM sangat disarankan untuk minimal melakukan olahraga selama 3 sampai 5 kali. Lamanya berolahraga setiap hari kurang lebih 30 menit sampai 60 menit. Lalu bagaimana jika anda memang sama sekali tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga sesuai dengan durasi yang disarankan?

Jangan khawatir, anda masih bisa melakukan olahraga sesuai dengan durasi yang disarankan meskipun tidak memiliki waktu luang. Anda bisa membagi waktu olahraga menjadi 3. Sebagai contohnya, anda bisa berolahraga selama 10 menit di pagi hari setelah makan pagi.

Lalu dilanjutkan lagi berolahraga selama 10 menit setelah anda makan siang, dan kemudian dilanjutkan dengan berolahraga ringan setelah makan malam selama kurang lebih 10 menit. Dengan cara tersebut, anda sudah bisa memenuhi kewajiban berolahraga dalam satu hari meskipun anda sama sekali tidak memiliki waktu luang.

Cara Melakukan Olahraga yang Baik Untuk Penderita Diabetes

Cara Melakukan Olahraga yang Baik Untuk Penderita DiabetesDikarenakan adanya kemungkinan mengalami masalah ketika melakukan olahraga secara sembarangan, pastinya banyak dari penderita DM yang ingin mengetahui mengenai bagaimana cara melakukan olahraga yang baik untuk penderita diabetes. Sebagai penderita DM, sebaiknya anda memahami terlebih dahulu mengenai apa saja faktor yang perlu anda waspadai sebelum melakukan olahraga.

Berikut adalah beberapa faktor yang perlu anda waspadai:

Penderita DM Tipe 1

Penderita DM tipe 1 harus berhati-hati dengan kemungkinan menurunnya kadar gula darah secara drastis selama melakukan olahraga. Hal tersebut kerap terjadi akibat penderita DM lupa menyuntikkan insulin sehingga tubuh kekurangan insulin selama berolahraga. Selain itu, terkadang penderita DM tipe 1 juga terlalu memaksakan diri untuk melakukan jenis olahraga yang tidak tepat atau melebihi durasi yang disarankan.

Penderita DM Tipe 2

Penderita DM tipe 2 yang memiliki masalah seperti kerusakan pada organ pankreas sebaiknya berhati-hati dengan faktor seperti penderita DM tipe 1. Namun bagi penderita DM tipe 2 yang tidak memiliki masalah kerusakan pada organ pankreas sebaiknya mempertimbangkan mengenai beberapa hal ini:

  • Setiap hari sebaiknya melakukan olahraga jenis menengah sedangkan jenis olahraga berat bisa dilakukan seminggu sebanyak 3 kali saja.
  • Lakukan olahraga yang efektif namun tidak menguras tenaga. Jangan memilih jenis olahraga yang menguras tenaga namun tidak efektif dalam membakar kalori dan juga lemak.
  • Jangan berolahraga ketika cuaca terlalu panas maupun terlalu dingin.
  • Kenakan selalu sepatu yang nyaman karena penderita DM tipe 2 cenderung memiliki masalah dengan otot maupun syaraf di bagian kaki.

Tips Berolahraga yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Sebelum memulai berolahraga, penderita diabetes melitus sebaiknya melakukan berbagai macam persiapan terlebih dahulu. Persiapan-persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan anda tidak mengalami masalah apapun seperti hipoglikemia.

Berikut adalah beberapa macam persiapan yang perlu dilakukan oleh penderita DM sebelum mulai berolahraga:

  • Cek kadar gula darah anda terlebih dahulu.

Sebelum memulai berolahraga, ada baiknya anda cek kadar gula darah terlebih dahulu. urungkan niat berolahraga jika ternyata kadar gula darah anda terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

  • Sarapan sebelum berolahraga.

Penderita DM sebaiknya jangan melakukan olahraga sebelum sarapan. Karena hal tersebut akan semakin memperbesar resiko anda untuk mengalami penurunan kadar gula darah secara drastis.

  • Ajaklah teman dan bawalah bekal selama berolahraga.

Sebaiknya penderita diabetes melitus terutama penderita DM tipe 1 tidak berolahraga sendirian. Ajaklah teman untuk menemani jika terjadi masalah selama berolahraga. Selain itu, pastikan untuk membawa makanan dan juga minuman. Karena makanan dan minuman dapat digunakan sebagai pertolongan pertama jika anda mengalami penurunan kadar gula darah secara drastis.

  • Kenakan sepatu dan pakaian yang tepat.

Sepatu dan pakaian merupakan dua hal yang wajib anda persiapkan sebelum berolahraga. Pastikan untuk mengenakan sepatu dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran kaki anda. Selain itu, kenakan juga pakaian yang nyaman dan menyerap keringat.

Kapan Penderita DM Harus Menghentikan Aktivitas Olahraganya?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penderita DM kemungkinan bisa mengalami masalah seperti penurunan kadar gula darah atau hipoglikemia selama melakukan olahraga. Namun demikian, sebenarnya kapan seorang penderita DM diharuskan untuk berhenti berolahraga?

Berikut adalah gejala-gejala yang menunjukkan kapan anda harus berhenti berolahraga:

  • Pusing dan serasa mau pingsan.
  • Nafas sesak.
  • Jantung berdetak sangat cepat.
  • Dada terasa nyeri.

Bila anda mulai merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya berhentilah berolahraga dan mulailah memakan atau meminum yang manis-manis. Jika gejala yang dirasakan tidak berkurang, maka segeralah melakukan pemeriksaan secara seksama di rumah sakit.

Jika anda bisa tertib menjalankan semua tips yang telah dibagikan di artikel ini, maka anda bisa mendapatkan manfaat yang cukup besar dari melakukan olahraga yang baik untuk penderita diabetes tersebut.