Pages Menu
Categories Menu

Posted by in Akibat Kencing Manis | 0 comments

Efek Kadar Gula Darah Tinggi yang Sering Tak Diketahui Penderita DM

Kadar gula darah tinggi bukan hanya bisa menyebabkan komplikasi akut maupun komplikasi kronis saja. Ada berbagai macam efek berbahaya lain yang dapat muncul akibat kadar gula darah tinggi. Oleh sebab itulah, sebaiknya penderita DM harus selalu mengecek kadar gula darah dan sebisa mungkin menjaganya agar tetap stabil.

Apakah anda adalah penderita diabetes melitus? Bila anda adalah penderita diabetes melitus, sebaiknya anda perlu mempelajari apa saja masalah-masalah yang dapat muncul akibat kadar gula darah terlalu tinggi selain komplikasi akut dan juga kronis di artikel ini.

3 Masalah yang Rawan Dialami Penderita DM Dengan Kadar Gula Darah Tinggi

3 Masalah yang Rawan Dialami Penderita DM Dengan Kadar Gula Darah TinggiSelain komplikasi akut dan juga kronis, penderita diabetes melitus yang sering memiliki kadar gula darah tinggi juga perlu berhati-hati dengan 3 macam masalah berikut ini:

  1. Stroke

Dari beberapa penelitian, penyakit diabetes melitus dikategorikan sebagai penyakit nomor 2 yang dapat menyebabkan stroke. Penyakit nomor satu yang dapat memicu stroke adalah tekanan darah tinggi.

Meskipun penyakit diabetes melitus adalah penyakit nomor 2 pemicu stroke, namun sebenarnya penyakit DM juga merupakan penyakit yang dapat memicu meningkatnya tekanan darah. Oleh karena itulah, penyakit diabetes melitus sebenarnya bisa dinyatakan sebagai penyakit nomor satu penyebab stroke jika tidak diatasi dengan tepat.

Penyebab Penderita DM Beresiko Mengalami Stroke

Stroke bisa saja dialami oleh penderita DM yang memiliki beberapa macam faktor resiko berikut ini:

  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan juga minum minuman beralkohol
  • Kurangnya aktivitas olahraga
  • Tekanan darah sangat tinggi

Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah di dalam tubuh mulai mengalami penyempitan, maka resiko seseorang untuk mengalami stroke akan semakin tinggi.

Mengapa Diabetes Melitus Dapat Meningkatkan Resiko Stroke?

Menurut penelitian, memang diabetes melitus dinyatakan dapat menyebabkan stroke. Seseorang yang memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl memiliki potensi untuk mengalami stroke 25% lebih besar dari orang yang memiliki kadar gula darah dibawah 200 mg/dl.

  1. Borok

Penderita diabetes melitus juga sangat rawan mengalami masalah borok terutama di bagian kaki jika kadar gula darahnya terlalu tinggi. Borok yang beresiko dialami oleh penderita diabetes melitus berbentuk seperti kawah karena lapisan lendir atau lapisan kulit mengalami kerusakan akibat infeksi maupun peradangan.

Seberapa Berbahaya Masalah Borok Bagi Penderita DM?

Seberapa Berbahaya Masalah Borok Bagi Penderita DMBorok bukanlah masalah ringan jika yang mengalaminya adalah seorang penderita diabetes melitus. Karena dari masalah tersebut, penderita diabetes melitus bisa mengalami gangrene atau pembusukan. Ketika ada bagian tubuh yang mengalami pembusukan, maka untuk mencegah pembusukan menyebar perlu dilakukan tindakan amputasi.

Cukup banyak penderita diabetes melitus yang harus mengalami tindakan amputasi. Hal tersebut disebabkan karena sistem syaraf di dalam tubuh sudah mengalami kerusakan akibat tingginya kadar gula darah. Kerusakan pada sistem syaraf menyebabkan penderita diabetes melitus tidak peka lagi terhadap rasa sakit sehingga luka yang dialami terutama di bagian kaki tidak terasa dan akhirnya tidak dirawat sama sekali.

  1. Masalah Seksual

Penderita diabetes melitus yang sering memiliki kadar gula darah tinggi juga mengeluhkan adanya penurunan kemampuan seksual. Ada beberapa macam jenis masalah seksual yang kerap dialami oleh penderita diabetes melitus. Berikut merupakan masalah seksual yang sering dialami penderita diabetes melitus pria:

  • Impotensi

Impotensi sering dialami oleh penderita diabetes melitus pria yang memiliki kadar gula darah tinggi. Masalah impotensi sendiri dibagi lagi menjadi 2 macam jenis yaitu benar-benar tidak mampu mengalami ereksi dan mampu mengalami ereksi namun tidak sekuat biasanya.

Impotensi bisa terjadi akibat adanya masalah pada pembuluh darah. Pembuluh darah yang mengalami penyempitan akan mengurangi aliran darah ke alat vital. Selain itu, masalah tersebut juga bisa dipicu dari masalah kerusakan sistem syaraf di dalam tubuh.

  • Penurunan nafsu seksual

Masalah ini paling sering dialami oleh penderita diabetes melitus. Karena memang beberapa organ penting di dalam tubuh seorang penderita diabetes melitus kemungkinan sudah mengalami kerusakan. Akibatnya, tubuh penderita diabetes melituspun mulai mudah lelah dan tidak bertenaga. Sebagai dampaknya, terjadinya penurunan nafsu seksual.

  • Infeksi jamur

Seorang penderita diabetes melitus juga sangat rawan mengalami masalah infeksi jamur. Biasanya, infeksi jamur sering muncul di bagian ujung alat vital. Kemunculan infeksi jamur tersebut menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seksual.

Masalah Seksual Pada Penderita Diabetes Wanita

Selain pria, penderita diabetes melitus wanita juga dapat mengalami masalah seksual. Ada beberapa macam jenis masalah seksual yang bisa saja dialami oleh penderita diabetes wanita. Berikut adalah beberapa masalahnya:

  • Polycystic Ovarian Syndrome (POS)

POS atau Polycystic Ovarian Syndrome merupakan masalah seksual pertama yang sering dialami oleh penderita DM wanita yang tidak mampu mengontrol kadar gula darahnya. Wanita yang sudah mengalami kondisi POS tersebut biasanya akan kesulitan mengalami kehamilan. POS sendiri muncul dengan menunjukkan beberapa macam gejala seperti:

  • Ovulasi tidak terjadi
  • Tidak mengalami menstruasi
  • Tumbuh rambut di beberapa tubuh yang tidak semestinya

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan seorang wanita penderita DM untuk mengalami kondisi POS tersebut. Inilah beberapa faktor pemicunya:

  • Kelebihan berat badan maupun obesitas
  • Memiliki masalah intoleransi insulin
  • Memiliki kondisi resistensi insulin
  • Infeksi Jamur

Infeksi jamur yang muncul pada alat vital tidak hanya dapat dialami oleh penderita diabetes pria. Penderita diabetes wanitapun bisa mengalami masalah ini sebagai akibat tingginya kadar gula di dalam darah.

Cara Mengatasi Masalah Seksual Pada Penderita Diabetes

Untuk mengatasi masalah seksual yang muncul sebagai akibat dari penyakit diabetes melitus dibutuhkan konsultasi secara mendalam dengan dokter. Konsultasi tersebut dilakukan untuk mencari sumber dari masalah seksual tersebut. Karena memang masalah seksual bisa disebabkan oleh masalah mental maupun masalah fisik.